You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dapat Pinjaman Kredit Modal, PT FSTJ Gunakan Untuk Ketahanan Pangan
photo Doc - Beritajakarta.id

PT FSTJ Bersinergi dengan Bank DKI Jaga Ketahanan Pangan Jakarta

PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) bersinergi dengan Bank DKI untuk membangun ketahanan pangan di DKI Jakarta.

Kami ingin pembiayaan untuk program ketahanan pangan Jakarta berjalan dengan lancar melalaui sinergi antara BUMD DKI ini,

Kucuran dana kredit Bank DKI digunakan oleh PT FSTJ membayar koperasi dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) pemasok pangan.

Food Station Pastikan Stok Beras Aman

Direktur Utama PT FSTJ, Arief Prasetyo Adi mengatakan, pencairan kredit sebesar Rp 300 miliar dari Bank DKI telah dilakukan pada Desember 2019. Tenor pinjaman selama setahun digunakan untuk ketahanan pangan di Jakarta.

"Melalui kerja sama dengan Bank DKI ini Koperasi dan Gapoktan yang selama ini menjadi pemasok berbagai komoditi Food Station dapat dibayar dengan lebih cepat. Dengan demikian hal ini membantu kerja Food Station dalam menjaga ketahanan pangan Jakarta," ujar Arief, Senin (20/1).

Menurut Arief, kerja sama ini bukan yang pertama kali dilakukan. Karena sebelumnya PT FSTJ juga telah melakukan pinjaman ke Bank DKI sebesar Rp 70 miliar.

"Kami ingin pembiayaan untuk program ketahanan pangan Jakarta berjalan dengan lancar melalaui sinergi antara BUMD DKI ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5222 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1839 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1746 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1567 personAnita Karyati